Testimonial Pak Joko Sky Mansion Pudak Payung Banyumanik Semarang
Testimonial Bapak Joko Sky Mansion Pudak Payung Banyumanik Semarang
January 24, 2017
Anak Tangga Mempercantik Rumah
January 31, 2017
Show all

Paparan sinar matahari tentunya sangat berpengaruh sekali  dapat mempercepat kerusakan cat dinding luar rumah Anda. Kerusakan yang ditimbulkan antara lain dari mengelupas cat, keretakan dinding rumah dan munculnya jamur dan Perubahan cuaca juga menyebabkan rusaknya cat dinding rumah. Sinar matahari dan air hujan merupakan objek dari perubahan cuaca yang mempercepat cat dinding eksterior / luar rumah anda mengelupas ataupun pudar. Pagar juga sebagai salah satunya unsur eksterior rumah, akan menambah keindahan dan identitas pemilik rumah jika salah satu unsur pagar yaitu warna cat terlihat bagus, halus dan tidak luntur tentunya akan memperindah rumah anda. Pada beberapa bagian dari pagar biasanya di cat dengan warna yang bervariasi, terutama pada bagian dinding pagar dan dinding tiangnya.

Ini tips agar cat rumah tetap awet

  1. Jika dinding pagar Anda berupa plesteran dan di finish dengan warna cat, maka ketika melakukan plester, gunakan adukan yang standar, misalnya 1 : 3 (semen : pasir). Adukan yang ideal tidak membuat dinding pecah, retak ataupun rontok, hal ini tentunya akan mempengaruhi keawetan cat.
  2. Saya sarankan, untuk dinding pagar yang diplester harus di-finished dengan aci, jangan gunakan vlamuur (plamir) sebagai finishing-nya. Dinding pagar yang dilapisi aci akan lebih awet, tidak mengelupas dan tidak berjamur.
  3. Untuk teknik pengacian, lakukan dengan cara melapisi dinding plesteran setebal 0,3 mm, gosok dan haluskan menggunakan potongan triplek dan sandal jepit.
  4. Dinding pagar yang telah diaci, beberapa hari setelah kering, lapisi dengan wall sealer sebagai cat dasar dan cat pelengket antara dinding acian dengan cat finishing-nya. Di toko bangunan/material tersedia beragam merek wall sealer. Cara melapisinya dengan mencampurkan air sekitar 10-15 % ke wall sealer, gunakan kuas atau roll, tipis saja.
  5. Setelah kering, ampelas bagian dinding yang telah di lapisi dengan wall sealer. Gunanya adalah agar cat tidak mudah luntur, mengelupas dan tahan jamur. Pengecatan telah siap.
  6. Gunakan cat eksterior, yang mengandung weathershield. Cat ini tidak usah diencerkan dengan air, gunakan roll untuk bagian permukaan dinding yang luas, dan gunakan kuas untuk permukaan lekukan atau sudut, dan tali air.
  7. Ulangi pengecatan sebanyak dua kali, jika cat lapisan pertama telah mengering. Kenapa demikian, jika pengulangan cat dilakukan sebelum cat mengering, maka hasil pengecatan tidak sempurna, dan mengelupas.

Dan disini ada beberapa tips cara untuk mengecat tembok dari berbagai macamnya :

  1. Melakukan pengecatan sangat tergantung pada permukaan tembok yang akan dicat. Untuk mengecat tembok lama, berbeda dengan cara mengecat tembok baru atau tembok yang berumur kurang dari satu bulan. Tembok baru masih banyak terdapat pori-pori yang dapat menghisap cat. Untuk lebih menghemat cat rumah, sebaiknya kita melapisi tembok baru tersebut dengan sealer tembok solvent base atau water-base yang berkualitas baik. Jika sahabat tidak mengerti, bisa menanyakan langsung pada toko matrial. Setelah dilapisi sealer, permukaan tembok akan menjadi lebih rata, halus dan siap untuk dicat. Dan pastikan tembok dalam keadaan kering.
  2. Sebelum melakukan pengecatan ulang pada tembok yang pernah dicat. Pertama, bersihkan debu dan segala kotoran menggunakan sikat lalu cuci dengan air bersih atau bersihkan dengan cairan pembersih jika memang tembok terlalu kotor. Kedua, kalau tembok sudah berjamur atau berkristal, sebaiknya bersihkan dengan cara dikerok sebelum dicat ulang, tapi bisa juga bersihkan menggunakan cairan penghilang jamur untuk lebih menghemat waktu dan tenaga.
    Pengecatan ulang juga sebaiknya kita lakukan apabila cat tembok rumah mulai mengelupas. Agar hasil lebih maksimal, lebih baik jika dikerjakan dalam satu waktu. Mengecat dinding dengan satu warna sebaiknya dikerjakan dalam satu kali pengerjaan. Sebelum memberi cat dasar, pastikan dinding harus benar-benar bersih dan kering. Cat dasar juga membantu dalam pencegahan serangan alkali yang terkandung dalam campuran material pembentuk tembok.
  3. Dalam mengganti cat lama dengan cat baru baik dengan warna yang sama atau berbeda, keroklah terlebih dulu seluruh permukaan dinding yang catnya mengelupas.
    Kemudian gosok dengan amplas seluruh permukaan dinding sampai halus dan sisa-sisa cat lama terkikis habis. Setelah itu bersihkan dengan lap basah hingga benar-benar bersih dari segala kotoran dan debu lalu keringkan.Sapukan cat dasar menggunakan roller pada permukaan dinding, cukup satu lapis dan biarkan sekitar 1-2 jam hingga kering. Campurkan cat dengan air kira-kira 10 persen dari jumlah cat, aduk hingga tercampur rata dan tuangkan dalam bak untuk mengecat. Kemudian gulirkan pada permukaan dan usahakan jangan sampai cat menetes-netes. Untuk tahap akhir, sapukan cat pada permukaan dinding.

 

 
 
 
 
 

Sumber
http://architectaria.com/cara-agar-cat-dinding-di-rumah-tetap-awet-dalam-waktu-yang-lama.html

Sumber Gambar
https://andalan68.files.wordpress.com/2012/11/paint-color.jpg?w=600
https://1.bp.blogspot.com/-b6F-mf7gmQM/UjSPnYZdjYI/AAAAAAAABws/y6h0inoir1M/s400-c/Mengecat-Rumah.jpg

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *